Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 Parasit yang Merubah Makhluk Hidup Jadi Zombie

Apasih yang ada dalam pikiran kamu, jika mendengar kata parasite? Sesuatu yang menempel dan menumpang hidup pada makhluk hidup lain dan bersifat merugikan makhluk hidup dimana ia menempel, yang biasa disebut dengan inang.

Sejatinya, parasite merupakan organisme yang hidup pada mahkluk hidup lain dengan cara menyerap nutrisinya, tanpa memberikan manfaat pada makhluk yang ditempelinya itu guys.

Sudah menempel, numpang hidup, ehh tidak memberikan manfaat pula. Tidak hanya itu, bahkan ada parasite yang bisa membuat makhluk hidup menjadi zombie lho, wahh ngeri kan guys.

Nah kali ini, kita akan membahas 10 parasit yang bisa membuat makhluk menjadi zombie jika disentuh.

10. Cacing Leucochloridium Paradoxum

Siput yang diserang oleh parasit
Siput yang diserang oleh parasit. Sumber: Thomas Hahmann via Wikimedia Commons

Parasit yang memiliki nama ilmiah sulit ini, menyerang hewan siput dan dapat mengubahnya menjadi zombie hanya dengan menyentuhnya guys.

Cacing jenis ini hanya dapat ditemukan pada hewan siput darat. Parasite ini pada mulanya menempel pada tubuh siput lalu berpindah ke tubuh burung.

Siklusnya seperti ini guys, ketika parasite ini bertelur dan dan telurnya berubah menjadi larva, mereka akan berjalan mengerubungi mata dan kepala siput.

Jika larva-larva ini berhasil menginfeksi siput, maka kendali hewan tersebut sepenuhnya ada pada si parasite. Jika sudah seperti itu, maka siput akan terus berjalan menuju tempat yang dipenuhi sinar matahari dan berada diketinggian.

Hal ini untuk mengecoh burung yang akan mengira siput itu adalah seekor ulat dan jika strategi itu berhasil, parasite ini dapat berpindah ke burung dan jadilah ia menjadi cacing dewasa disana.

Cacing dewasa meletakan telur mereka pada kotoran burung, maka secara tidak langsung telur-telur parasite itu masuk ketubuh si siput, demikian siklusnya guys.

9. Jamur Ophiocordyceps Unilateralis

Jamur Ophiocordyceps Unilateralis
Parasit di serangga. Sumber: boombastis.com

Kalau parasite ini hanya dapat kamu temukan pada semut dan sering disebut dengan jamur semut. Jamur ini menginveksi semut dengan cara bersentuhannya hewan kecil itu dengan spora yang dilepaskan si jamur.

Spora ini jika berhasil menginveksi, maka ia akan mengambil alih kontrol system syaraf dan otak semut guys. Bahkan efek yang ditimbulkan oleh jamur ini bertahan selama 1 minggu ditubuh semut lho.

Gejala yang dapat dilihat adalah semut akan berjalan tertatih-tatih, lalu terus bergelantungan dan menggigit daun dari semak belukar, hingga kemudian si semut mati.

Setelah si semut tak bernyawa, dari dalam tengkorak semut akan muncul jamur parasite ini dan mengulangi siklusnya setiap 3 minggu. Waahh, para semut mesti ekstra hati-hati nih dengan efek dari jamur parasite ini

8. Tawon Parasitoid

Tawon Parasitoid
Tawon parasit. Sumber: onewebid.blogspot.com

Selanjutnya ada hewan yang sudah terkenal dengan sengatannya yang tajam dan menyakitkan, namun tawon satu ini lebih parah guys. Karena mampu menyengat dengan menimbulkan efek sakit yang luar biasa, lebih dari tawon-tawon pada umumnya.

Hewan ini, biasanya menempel pada serangga seperti lalat dan kumbang, guna membantu tawon untuk bereproduksi. Tidak hanya menempel ya, parasite ini juga mampu melawan hewan yang memiliki tubuh lebih besar dari dirinya lho.

Seekor ulat yang mencoba melawan keganasan tawon ini, dibuat tak berdaya dan harus menerima sengatan ganas dari tawon parasitoid. Kalo kaya gini faktanya si, kecil-kecil cabe rawit ya guys.

Setelah menginfeksi ulat parasite ini, akan mengeluarkan larva dari dalam ulat tersebut, lalu melakukan proses reproduksi didalamnya.

7. Cacing Nematomorpha

Cacing Parasit
Cacing Nematomoroha. Sumber: jenis.net

Habitat parasite ini biasanya adalah ditempat lembab seperti tangkk air, sungai dan kolam renang guys. Cacing yang disebut bulu kuda ini memiliki ukuran kecil, siklusnya bermula dari nyamuk yang memakan telur cacing ini. Lalu nyamuk tersebut dimangsa oleh serangga lain seperti misalnya kumbang, jangkrik, kecoa dan belalang.

Jika berhasil menginveksi serangga-serangga tadi, cacing ini akan mengontrol fikiran dari inangnya dan serangga tadi akan terbang menuju aliran air lalu menyelam didalamnya.

Waduhh kalau kaya gitu ceritanya si, bisa dibilang mendorong makhluk melakukan bunuh diri secara tidak langsung ya guys. Cacing ini akan keluar dari inangnya setelah masuk kedalam air dan begitu terus deh siklus kehidupan parasite ini.

6. Sacculina Carcini

Kepiting Parasit
Sacculine Carcini. Sumber: alchetron.com

Parasite ini hidup menempel pada kepiting dan dikategorikan sebagai parasite yang sangat berbahaya karena dapat mengebiri kepiting guys.

Wahh bahaya banget ya, siklus parasite ini berawal dari habitatnya yang belum menempel dan hidup bebas. Nahh, setelah menemukan kepiting yang cocok menurut mereka, maka parasite ini akan menempel pada tubuh kepiting itu.

Agak berbeda dengan parasite-parasit sebelumnya, parasit satu ini awalanya menempel untuk mengambil nutrisi si kepiting hingga tubuh si parasite menggembung. Lama-kelamaan si parasite ini akan merusak alat kelamin lalu mengontrol pikiran si kepiting.

Si parasite juga dapat mengecoh kepiting betina, yang mengira bahwa si parasite merupakan telur yang ia hasilkan. Padahal sejatinya ia adalah paarsit yang berbahaya, kepiting jantang juga lama-lama akan mengira bahwa dirinya merupakan kepiting betina.

Wahh kasian kepiting-kepiting ini ya guys, efek yang ditimbulkan dari parasite ini ngga kalah berbahaya ya dari parasite-parasit sebelumnya.

5. Ulat Bulu Kucing

Parasit menyerupai bulu kucing
Ulat bulu kucing. Sumber: citybugs.tamu.edu

Megalophich opporcularice atau yang disebut dengan ulat kucing ini, juga merupakan parasite guys. Ia disebut ulat kucing atau puss caterpillar karena bentuknya yang menyerupai bulu kucing Persia yang lebat.

Ulat ini dapat menginfeksi manusia dengan cara mengeluarkan racun yang berbahaya dan digadang-gadang sebagai ulat dengan racun yang paling berbahaya guys. Efek yang ditimbulkan adalah gatal-gatal, terkadang bisa disertai sakit kepala, nyeri yang berdenyut lebih cepat serta mual.

Tapi sebenarnya rasa gatal-gatal ini sangat menyakitkan lho, melebihi dari sengatan lebah, karena mengandung duri dari tubuh si parasite, efek yang ditimbulkannya ini dapat bertahan sampai 5 hari guys.

Duhh lama juga ya, mana tahan dengan rasa yang terus-menerus. Wahh kita harus berhati-hati jika menemukan hewan yang mirip dengan tikus ini ya. Coba kamu perhatikan baik-baik bentuk tubuhnya, jadi kamu bisa lebih mewaspadainya

4. Kutu Laut Raksasa

Kutu ini kadang disebut sebagai kecoa raksasa guys, karena bentuknya yang besar. Habitat parasite ini berada dilaut yang dalam dan dingin. Di Indonesia sendiri, kutu ini pernah ditemukan di selat sunda dan selatan pulau jawa lo guys.

Parasite ini ditemukan pada kisaran kedalaman 957-1259 m dibawah permukaan laut. Hewan satu ini biasa ditemukan didasar laut dan senang menggali pasir, yaa namanya juga parasite guys, lasti tak hanya hidup mandiri dilautan.

Hewan ini umumnya masuk ketubuh ikan hiu dan menggerogoti ikan hiu dari dalam. Duhh parah juga ya, diam-diam menghanyutkan guys kutu satu ini.

3. Kutu Lidah

Hampir sama dengan jenis kutu sebelumnya, kutu sayu ini menargetkan ikan sebagai inangnya, mereka akan bersembunyi dibawah lidah si ikan guys.

Kutu ini akan menyedot darah si ikan dari bawah lidah, karena tersedot terus, lama kelamaan bagian lidah si ikan akan habis. Akhirnya, kutu ini akan mengambil alih fungsi lidah ikan dengan menempel pada otot-otot lidah ikan.

Parasite satu ini menjadi salah satu parasit yang ya bisa dibilang agak berguna, karena menggantikan bagian tubuh si ikan, meski begitu ya tetap saja, parasite ini merugikan si ikan yang kehilangan lidahnya guys.

2. Cordyceps Ignota

Parasite satu ini mirip bentuknya dengan jamur, mereka menyerang satu inang dan menggantikan jaringannya yang tidak berfungsi guys.

Hal ini berakibat pada tubuh hewan yang ditempeli akan memanjang, bahkan memiliki semacam cabang. Parasite ini juga mampu memperngaruhi pikiran dari hewan yang ditempelinya. Contoh nyatanya adalah laba-laba yang ujung kakinya memanjang dan berwarna putih, kasian ya. kalau kita melihat laba-laba dalam kondisi seperti ini, mungkin kita merasa ngeri ya guys.

1. Myrmeconema Neotropicum

Myrmeconema Neotropicum
Myrmeconema Neotropicum. Sumber: wikipedia.org

Parasite ini memanfaatkan semut sebagai inangnya dan burung sebagai penyebarnya. Jadi, semut yang terinfeksi, bagian belakang tubuhnya akan berubah warna menjadi merah seperti buah berry guys. Burung akan mengiranya sebagai buah berry, sehingga ia memakan semut yang telah terinfeksi itu.

Didalam tubuh burung inilah telur-telur parasite berkembang, telur-telur ini akan dikeluarkan burung melalui kotorannya. Kotoran dengan telur-telur parasite ini akan ditemukan semut-semut, dimana tanpa sengaja telur-telur ini akan menjadi bahan makanan bagi larva semut.

Nadilah semut-semut mud ini akan terinfeksi parasite guys. ya memang, selalu menguntungkan si parasite ya dan merugikan inang, namanya juga parasite kan ya.

Hidupnya memang menumpang pada makhluk lain dengan sedikit atau sama sekali tidak memberikan manfaat bagi makhluk yang ditempeli, bahkan sering kali merugikan.


Nah, itulah tadi mengenai 10 parasit yang bisa membuat makhluk menjadi zombie jika disentuh.

Kalau menurut kamu parasit yang mana nih yang paling ngeselin dan paling merugikan inangnya?